Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Tanggapan Terhadap Pernyataan oleh Wakil BGN : Sekolah boleh Mundur dari Program MBG

 Pernyataan Wakil Badan Gizi Nasional (BGN) yang menegaskan bahwa sekolah boleh mundur dari Program Makan Bergizi (MBG) dan bahwa pemerintah “tidak memaksa”, sebagaimana disampaikan oleh Nanik S. Deyang, patut dicermati secara bijak dan objektif. Program MBG yang berada di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional pada dasarnya memiliki tujuan mulia, yakni meningkatkan kualitas gizi peserta didik guna mendukung peningkatan sumber daya manusia Indonesia. Dalam konteks ini, sikap tidak memaksa sekolah untuk ikut serta dapat dipahami sebagai bentuk penghormatan terhadap otonomi satuan pendidikan. Namun demikian, pernyataan tersebut juga membuka ruang diskusi kritis. Pertama, kebijakan publik yang strategis seharusnya dibangun atas dasar kesiapan sistem, bukan sekadar pilihan partisipasi. Jika sekolah memilih mundur, perlu dikaji apakah penyebabnya adalah faktor teknis seperti distribusi, kualitas makanan, transparansi anggaran, atau kurangnya sosialisasi. Jika banyak sekolah mundur, maka e...

Postingan Terbaru

Perjanjian Perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat: Ancaman bagi Keseimbangan Ekonomi Nasional

Sekulerisme dan Liberasi dalam Komunikasi Rohani

Potensi Kegagalan Program MBG sebagai Kebijakan Sosial Nasional analisis kajian sosial ekonomi

Analisis Geologi dan Kerentanan Bencana IKN dalam Perspektif Teori Tektonik dan Risk Society

Ucapan Selamat Ulang Tahun ke 18 Partai Gerindra dari Ketua Umum GPN 08: Kiprah dalam Membangun Indonesia Emas Oleh: H SAfrin Ketua Umum Gerakan

Megawati Soekarnoputri dalam Historiografi Politik Indonesia perempuan Pertama Presiden Republik Indonesia dan Dinamika Kekuasaan Pasca-Orde Baru

Soto Kudus dan Kerentanan Program Makan Bergizi

Pertemuan Presiden dengan Abraham Samad, Said Didu, Prof. Zuhro, dan Susno Duadji: Rekonsiliasi Nasional atau Netralisasi Kritik?

Jokowi, PSI, dan Batas Politik Figur dalam Demokrasi Elektoral

Ambruknya Bursa dan Ketahanan Fundamental Ekonomi Nasional