Perjanjian Militer RI–AS: Antara Kepentingan Strategis atau Ketergantungan?
Perjanjian Militer RI–AS: Antara Kepentingan Strategis atau Ketergantungan? Oleh Ismail, S.Pd., M.M. (Ketua Pusat Studi Isra Foundation) Jakarta – Penandatanganan sejumlah kerja sama militer antara Indonesia dan Amerika Serikat kembali memunculkan perdebatan publik. Di satu sisi, pemerintah menyebut langkah ini sebagai bagian dari strategi memperkuat pertahanan nasional. Namun di sisi lain, kritik tajam muncul dari berbagai kalangan yang menilai bahwa arah kebijakan tersebut justru berpotensi menyeret Indonesia ke dalam bayang-bayang kepentingan geopolitik Amerika. Dalam beberapa tahun terakhir, intensitas hubungan militer Indonesia–Amerika Serikat meningkat, mulai dari latihan bersama, bantuan alutsista, hingga pertukaran pendidikan militer. Pemerintah berargumen bahwa kerja sama ini penting untuk modernisasi pertahanan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia TNI. Namun demikian, Ismail, Ketua Pusat Studi Isra Foundation, menilai bahwa kerja sama tersebut tidak bisa d...