Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

BUMN Dipangkas, Politik Jangan Sekadar Pindah Kursi

Rencana Presiden Prabowo Subianto merampingkan jumlah BUMN dari lebih dari 1.000 entitas menjadi sekitar 250 perusahaan merupakan kebijakan yang berpotensi menjadi tonggak reformasi BUMN. Efisiensi, pengurangan biaya operasional, dan peningkatan daya saing tentu menjadi tujuan yang patut didukung. Namun, publik tidak hanya menunggu angka. Publik menunggu perubahan budaya. Selama bertahun-tahun, pengangkatan komisaris BUMN menjadi salah satu isu yang paling sering diperdebatkan. Banyak kalangan menilai jabatan tersebut belum sepenuhnya diisi melalui sistem merit yang transparan, melainkan juga dipengaruhi pertimbangan politik, kedekatan dengan penguasa, maupun representasi kelompok pendukung pemerintah. Persepsi inilah yang terus memunculkan kritik setiap kali daftar komisaris diumumkan. Pengamat kebijakan publik seperti Agus Pambagio berulang kali menekankan bahwa BUMN harus dikelola secara profesional dan dijauhkan dari kepentingan politik praktis agar mampu bersaing dan menghasilkan ...

Postingan Terbaru

Efisiensi Politik versus Kedaulatan Rakyat: Menguji Gagasan Besar Rekonstruksi Sistem Ketatanhegaraan Indonesia ( Wacana 3 Partai Politik)

Masuknya Naniek S. Deyang dan Reposisi di BGN Dinilai Bagian dari Bersih-Bersih Prabowo terhadap Mekanisme Bermasalah

Isra Foundation: Kritik Amien Rais Jadi Alarm Kemunduran Demokrasi Nasional

Perjanjian Militer RI–AS: Antara Kepentingan Strategis atau Ketergantungan?

America Stumbles Before Iran, A Hegemony Crumbling on the Battlefield By Ismail SPd. MM

Kritik Retorative Justice : Ketika Hukum Positif Dipertanyakan Legitimasi Moral dan Sosialnya. Oleh Ismail SPd. MM ( Ketua Pusat Studi

Analisis Program MBG dan Koperasi Merah Putih dalam Perspektif Kebijakan Publik dan Risiko Kegagalan Implementasi

WFA & WFH PNS: Efisiensi atau Erosi Pelayanan Publik?

INDONESIA DI AMBANG DISINTEGRASI: NEGARA BESAR, FONDASI RAPUH

Bayang-Bayang Jokowi di Istana Prabowo: Stabilitas atau Sekadar Ilusi?