Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Masuknya Naniek S. Deyang dan Reposisi di BGN Dinilai Bagian dari Bersih-Bersih Prabowo terhadap Mekanisme Bermasalah

Masuknya Naniek S. Deyang dan Reposisi di BGN Dinilai Bagian dari Bersih-Bersih Prabowo terhadap Mekanisme Bermasalah Jakarta  – Masuknya Naniek S. Deyang dalam struktur kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) serta reposisi yang terjadi di lembaga tersebut menjadi sorotan publik. Langkah tersebut dinilai sejumlah pengamat sebagai bagian dari upaya Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan pembenahan internal dan memastikan program-program strategis nasional berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik. Reposisi yang dilakukan dengan menggantikan kepala BGN sebelumnya dipandang sebagai sinyal bahwa pemerintah tidak ingin mempertahankan mekanisme kerja yang dianggap menimbulkan hambatan, ketidakefisienan, atau persoalan dalam pelaksanaan program. Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperkuat akuntabilitas dan efektivitas lembaga yang memiliki peran penting dalam mendukung agenda peningkatan gizi masyarakat. Kehadiran Naniek S. Deyang disebut membawa harapan ...

Postingan Terbaru

Isra Foundation: Kritik Amien Rais Jadi Alarm Kemunduran Demokrasi Nasional

Perjanjian Militer RI–AS: Antara Kepentingan Strategis atau Ketergantungan?

America Stumbles Before Iran, A Hegemony Crumbling on the Battlefield By Ismail SPd. MM

Kritik Retorative Justice : Ketika Hukum Positif Dipertanyakan Legitimasi Moral dan Sosialnya. Oleh Ismail SPd. MM ( Ketua Pusat Studi

Analisis Program MBG dan Koperasi Merah Putih dalam Perspektif Kebijakan Publik dan Risiko Kegagalan Implementasi

WFA & WFH PNS: Efisiensi atau Erosi Pelayanan Publik?

INDONESIA DI AMBANG DISINTEGRASI: NEGARA BESAR, FONDASI RAPUH

Bayang-Bayang Jokowi di Istana Prabowo: Stabilitas atau Sekadar Ilusi?

Iran vs Amerika–Israel: Retaknya Hegemoni dan Ilusi Stabilitas Global oleh: Ismail, Ketua Pusat Studi Sosial Ekonomi Isra Foundation

Silaturahmi di Istana dan Ujian Substansi Demokrasi