Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

ANTARA HAK PREROGATIF PRESIDEN DAN STANDAR ETIKA POLITIK

INDONESIA MAU DIBAWA KE MANA OLEH PRABOWO? ( Ketika Program Besar Negara Harus Dibuktikan dengan Manfaat Nyata bagi Rakyat)

MBG Berlari Terlalu Cepat: Ketika Ambisi Nasional Mendahului Kesiapan Sistem " Oleh: Ismail, S.Pd., M.M.

RUU Perampasan Aset: Senjata Melawan Korupsi atau Celah Penyalahgunaan Kekuasaan?

Etika Stunting Menjadi KPI: Antara Kesehatan Anak dan Politik Data Pembangunan

BUMN Dipangkas, Politik Jangan Sekadar Pindah Kursi

Efisiensi Politik versus Kedaulatan Rakyat: Menguji Gagasan Besar Rekonstruksi Sistem Ketatanhegaraan Indonesia ( Wacana 3 Partai Politik)

Masuknya Naniek S. Deyang dan Reposisi di BGN Dinilai Bagian dari Bersih-Bersih Prabowo terhadap Mekanisme Bermasalah

Isra Foundation: Kritik Amien Rais Jadi Alarm Kemunduran Demokrasi Nasional

Perjanjian Militer RI–AS: Antara Kepentingan Strategis atau Ketergantungan?

America Stumbles Before Iran, A Hegemony Crumbling on the Battlefield By Ismail SPd. MM

Kritik Retorative Justice : Ketika Hukum Positif Dipertanyakan Legitimasi Moral dan Sosialnya. Oleh Ismail SPd. MM ( Ketua Pusat Studi

Analisis Program MBG dan Koperasi Merah Putih dalam Perspektif Kebijakan Publik dan Risiko Kegagalan Implementasi

WFA & WFH PNS: Efisiensi atau Erosi Pelayanan Publik?

INDONESIA DI AMBANG DISINTEGRASI: NEGARA BESAR, FONDASI RAPUH

Bayang-Bayang Jokowi di Istana Prabowo: Stabilitas atau Sekadar Ilusi?

Iran vs Amerika–Israel: Retaknya Hegemoni dan Ilusi Stabilitas Global oleh: Ismail, Ketua Pusat Studi Sosial Ekonomi Isra Foundation

Silaturahmi di Istana dan Ujian Substansi Demokrasi

Kebenaran Suatu Hasil Berakhir pada Permintaan Maaf: Studi Kasus Rismon Sianipar dalam Perspektif Penelitian Ilmiah Oleh : Ismail. SPd. MM